Skip to main content

EFISIENSI BERCOCOK TANAM DENGAN MENANAM TANAMAN HIDROPONIK DI HALAMAN SEKITAR RUMAH

Pada masa sekarang ini, dimana pemerintah menganjurkan kita untuk tidak melakukan kegiatan diluar rumah apabila tidak ada kepentingan. Tentunya kita akan merasa bosan jika kita berada didalam rumah... untuk menghilangkan rasa bosan dirumah yuk kita melakukan kegiatan yang dapat menghilangkan rasa bosan dirumah yaitu dengan menanam tanaman hidroponik. Menanam tanaman hidroponik tidak perlu menggunakan lahan yang luas serta media tanam seperti tanah, media tanam dapat kita ganti dengan menggunakan air.

Hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa dengan menggunakan media tanam seperti tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan menggunakan media tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien sehingga cocok untuk diterapkan pada daerah yang memiliki keterbatasan lahan dan pasokan air yang sedikit.

 

Hidroponik memiliki pengertian secara bebas, tenik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhna nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Sebuah tanaman dimanapun media tumbuhnya akan dapat tumbuh dengan baik apabila nutrisi (unsur hara) yang dibutuhkan selalu tercukupi. Pada konteks ini fungsi dari tanama yaitu untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, untuk kemudian bisa diserap tanaman. Pola pikir inilah yang akhirnya melahirkan teknik bertanam dengan hidroponik, dimana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.

 

Teknik hidroponik banyak dilakukan dalam skala kecil sebagai hobi dikalangan masyarakat indonesia. Pemilihan jenis tanaman yang akan dibudidayakan untuk skala usaha komersil harus diperhatikan karena tidak semua hasil pertanaian memiliki nilai ekonomis.

Bercocok tanam tanaman hidroponik
 

Budidaya tanaman hidroponik semakin banyak dilakukan orang karena caranya yang mudah, tidak memakan tempat dan jenis tanaman yang dapat dikembangkan sangatlah bervariasi yaitu tanaman sayur-sayuran, buah-buahan serta obat-obatan akan tetapi tanaman hidroponik yang banyak ditanaman oleh masyarakat yaitu tanaman yang berjenis sayur-sayuran. Selain proses penanaman nya tidak memakan waktu hingga berbulan-bulan tanaman sayur-sayuran juga dapat dimanfaatkan untuk kebutangan pangan sehari-hari.

 

Berikut beberapa contoh tanaman Hidroponik Rumahan

1.       Tanaman hidroponik kailan

Tentunya kalian sudah tau apa itu jenis sayuran kailan bukan?

Sayuran kailan ini biasanya sering dijadikan masakan andalan direstoran-restoran. Rasa dari sayuran ini yaitu renyah dan juga lembut. Media tanam yang dapat digunakan untuk menanam tanaman ini yaitu botol bekas, gelas mineral ataupun pipa paralon yang berukuran besar.

 

2.       Tanaman selada

Selada merupukan jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan mudah dan juga mudah untuk ditanam itu karenanya tanaman selada ini sangat cocok untuk dibudidayakan dengan menggunakan sistem hidroponik yang simpel. Meskipun media tanam dan cara penanaman yang simpel hasil panen yang didapat bisa sangat berkualitas. Bibit selada pada umunya dapat tumbuh setelah dua minggu dari masa penanaman.

 

3.       Menanam pakcoy hidroponik

Tanaman pakcoy biasa juga disebut dengan bokchoy merupakan jenis sayuran hijau yang kaya akan vitamin dan mineral. Tanaman ini dapat dibudidayakan dirumah dengan mudah, penanaman mudah dilakukan dan ketika tanaman siap untuk dipanen kita dapat dengan mudah untuk menanennya.

 

4.       Kangkung hidroponik

Kangkung merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat umum dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat indonesia.  Kamu juga bisa lho menanam sendiri sayur kangkung dengan metode hidroponik. Pasalnya, menanam kangkung hidroponik itu tidak sulit. Sayur kangkung memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita selain rasanya yang enak kangkung juga memiliki kandungan nutrisi yang terkandung didalamnya untuk kebutuhan serat yang dibutuhkan untuk tubuh manusia. Diketahui, kangkung mengandung berbagai vitamin (a,b,c dan k), natrium, zat besi, kalium, asam folat dan lain-lain. Mengkonsumsi kangkung juga dapat membantu kita untuk menjaga kesehatan mata, menurunkan berat badan serta mencegah diabetes dan masih banyak lagi. Tanaman kangkung biasanya dibudiayakan dalam jumlah besar juga bisa menajdi tanaman hidroponik dan dikembangkan dirumah.

 

Berikut alat dan bahan yang harus kamu siapkan:

Bahan-bahan : benih kangkung, pupuk hidroponik atau pupuk organik cairan buatan sendiri dan zat pengatur tumbuh (ZPT) seperti atonik (oposional) untuk yang kurang paham bisa searching yaa hehehe

 

Sementara itu alat-alat yang digunakan yaitu: saringan berbentuk seperti besek plastik, baskom yang ukurannya sama besar seperti saringan besek plastik.

 

Setelah menyiapkan alat dan bahan kita lanjut ke cara penyemaian benih sampai dengan penanaman benih. Tahap- tahap yang akan dilakukan yang pertama, yaitu :

1.       Menyemai benih

Penyemaian benih guna memastikan bahwa benih yang akan kita tanam nanti merupakan benih pilihan dan berkualitas baik, karena dengan penyemaian kita dapat mengetahui mana benih yang layak untuk disemai dan mana yang tidak.

 

-          sediakan baskom yang telah berisi air

-          letakkan benih pada wadah/baskom yang telah berisi air tersebut kemudian dibiarkan kurang lebih 24 jam.

-          Kemudian, lihatlah mana benih yang mengapung dan tenggelam. Buanglah benih yang mengapung karena benih yang mengapung merupakan benih yang tidak dapat berkecambah nantinya sehingga jika kita tanam nanti benih tidak akan tumbuh.

Setelah mendapatkan benih yang berkualitas baik, kemudian kita menyiapkan tempat untuk penyemaian benih tersebut yaitu dengan mengambil kain yang kira-kira kuat untuk menahan air, benih dibungkus dan direndam dengan menggunakan kain tersebut kemudian kain disiram dengan air hangat secukupnya.

 

2.       Pemindahan benih tanaman kangkung yang sudah berkecambah

Letakkan besek yang sudah berisi benih kangkung diatas baskosm yang berisi larutan pupuk yang telah disiapkan, kemudian diletakkan dibawah sinar matahari.

Cara menanam kangkung hidroponik yang efisien adalah dengan menanam banyak benih didalm satu wadah. Setalah dipindahkan ke media tanam kemudian rawatlah tanaman kangkung sampai dengan 40 hari atau satu bulan sehingga tanaman sudah siap untuk dipanen dan tidak lupa untuk memperhatikan kandungan air dan nutrisi pada media tanamnya.

 

5.       Stoberi tanaman buah hidroponik yang mudah untuk ditanam

Tidak hanya sayuran, buah-buahan juga bisa dijadikan tanaman hidroponik untuk dikembangkan dalam skala kecil (menanam nya dirumah) lho! Salah satunya yaitu tanaman stroberi. Buah ini mengandung vitamin C yang sangat cukup.

 

Pernah ada penelitian bahwa penanaman stroberi dengan cara hidroponik dapat menghasilkan buah yang lebih banyak jika dibandingkan dengan penanaman dengan menggunakan media tanah. Hal ini disebabkan bahwa nutrisi yang diberikan pada tanaman sejak awal pembibitan hingga berbuah lebih tercukupi pertumbuhan stroberi pun jadi lebih maksimal sehingga hasilnya berlimpah.

 

6.       Menanam sawi hidroponik secara sederhana

Sama dengan tanaman kangkung, tanaman sawi juga dapat ditanam sebagai tanaman hidroponik yang dapat dengan mudah untuk ditanam. Media tanam yang digunakan untuk menanam sawi yaitu dengan menggunakan media rockwool.

 

7.       Menanam tomat hidroponik sederhana

Budidaya tanaman tomat secara hidroponik juga dapat dilakukan. Sebenarnya buah yang satu ini akan lebih baik jika ditanam pada media polybag atau pot yang sudah diisi dengan media tanam berupa arang atau sekam. Pada masa pertumbuhan disarankan untuk selalu mengecek keadaan tanaman dan buah jika tanaman sudah berbuah sebab tanaman dan buahnya sangat rentan untuk terkena hama.

 

8.       Tanaman hidroponik cabai

Cabai ialah tanaman yang sangat mudah untuk ditanam dimana saja dan kapan saja. Selain dapat ditanam dengan media tanam tanah atau pot, cabai juga dapat dikembangkan dengan metode hidroponik. Jika kita menanam tanaman cabai dirumah kita mendapat keuntungan apabila harga cabai sedang melabung tinggi, karena cabai sudah menjadi salah satu bumbu wajib dalam setiap masakan sehari-hari hehe...

 

 

9.       Saledri hidroponik

Dikutip dari bibitbunga.com menanam saledri dengan menggunakan teknik hidroponik dapat dilakukan dirumah. Saledri merupakan tanaman yang berhabitat didataran tinggi dengan curah hujan yang rendah.

Hal yang dapat disiapkan untuk menenam saledri hidroponik yaitu bibit yang baik dan media tanam yang mudah (simpel). Pada masa penanam saledri ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu, kebutuhan air, nutrisi dan unsur haranya pun harus terkontrol dengan baik melalui sistem hidroponik.

 

10    Bawang merah hidroponik

Selain ditanam diperkarangan maupun di pot, ternyata bawang merah juga dapat dikembangkan dengan metode hidroponik. Salah satunya yaitu dengan cara menggunakan metode sumbu.

Berikut adalah bahan-bahan yang dapat kalian persiapkan untuk menanam bawang merah hidroponik:

-          Pot

-          Kain flanel

-          Media tanam (arang sekam)

-          Bibit bawang merah

-          Nutrisi hidroponik (ab mix)

-          Alat pengukur Ph

-          Alat pengukur TDS

-          Gunting atau cutter

-          Dan air

Kemudian dibawah saya akan menuliskan caa mengembangkan bawang merah dengan menggunakan hidroponik metode sumbu :

1.       Sebelumnya kita harus memastikan bahwa ukuran pot sesuai dengan ukuran toples yang sudah disiapkan

2.       Tutup toples diberi lubang (lubang disesuaikan dengan bentuk dan ukuran lubang dengan pot yang telah disediakan)

3.       Diameter lubang udara dibuat kurang lebih 1 cm pada bagian samping toples

4.       Lubang udara dibuat sedikit lebih rendah kebawah dari posisi pot

5.       Gunting kain flanel dan kemudian dipasang pada bagian bawah pot

6.       Kemudian masukan media tanam (arang sekam) didalam pot

7.       Toples dicat atau di tandon supaya larutan nutrisi tidak ditumbuhi lumut (disarankan untuk memilih warna cat yang tidak tembus cahaya/warna-warna gelap)

 

Yang terakhir, yang penting untuk diingat adalah semua tanaman hidroponik yang sudah saya sebutkan beberapa diatas dapat tumbuh dengan baik apabila dilakukan perawatan yang baik dan diberikan nutrisi yang cukup.  

 

Catatan !!! apabila kalian akan menanam tanaman hidroponik yang berasal dari benih, jangan lupa untuk melakukan penyemaian benih terlebih dahulu untuk memastikan benih yang ditanam berkualitas baik atau tidak karena tidak semua benih dapat berkecambah, hampir semua benih memiliki cara penyemaian yang sama, seperti yang sudah saya jelaskan diatas yaitu pada penyemaian benih kangkung. 

Semoga informasi diatas dapat berguna dan bermanfaat untuk kalian yang membaca nya yaaa, terimakasihJ

Newest Post
Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui PayPal Dana hasil dari donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain rockypratama.com - Terima kasih .
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar